Twitter

Add Facebook

×

Rabu, 25 September 2019

Artikel 2 Makanan Asli Bangkok "Mango Sticky Rice & Pad Thai"


            Asia Tenggara (South east asia) menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik banyak perhatian wisatawan dunia. Daya tarik dari Asia Tenggara yang kaya destinasi wisata berupa bentang alam, wisata sejarah, wisata budaya, dan juga wisata kulinernya memilik banyak peminat di segala penjuru dunia . Thailand yang merupakan salah satu negara yang terletak di Asia Tenggara menjadi salah satu destinasi wisata yang sangat diminati oleh banyak turis manca negara hal ini terbukti dengan data yang dikutip melalui website ceicdata mereka mencatat bahwa kunjungan wisatawan di Thailand menyentuh angka 3.327.198 orang terhitung Bulan July 2019 . Melihat Thailand yang menjadi objek destinasi wisata yang sangat diminati, hal ini dipengaruhi oleh salah satu kota besar yang dimiliki oleh Thailand yaitu ibu kotanya Bangkok . Bangkok memiliki daya tarik nya sendiri melalui budaya yang kaya serta tidak luput pula kuliner Kota Bangkok yang memiliki daya tarik tersendiri dibandingkan dengan kota-kota lain di Thailand bahkan di Asia Tenggara .
            Berdasarkan pengalaman penulis dalam sebuah kunjungan ke Kota Bangkok pada bulan July 2019 ada 2 jenis makanan yang standout atau memberikan kesan melekat kepada penulis yaitu Mango Sticky Rice dan Pad Thai . Sebenarnya semua makanan di Bangkok memiliki cita rasa yang unik dan berbeda daripada di Indonesia namun 2 (dua) jenis makanan tadi yang memberikan cita rasa terbaik di Bangkok berdasar pengalaman penulis . Pada dasarnya makanan di Bangkok Thailand tidak jauh berbeda dengan makanan yang ada di negara-negara Asia Tenggara yang lain seperti di Indonesia yaitu kuliner dengan cita rasa yang kaya akan rempah-rempah, selain kaya akan rempah-rempah penggunaan nasi sebagai sumber karbohidrat yang utama serta buah-buahan yang menjadi sumber serat masyarkat Asia Tenggara juga letak di kuliner Kota Bangkok . Karena kemiripan jenis makanan antara Thailand dengan Indonesia penulis ketika berkunjung ke Bangkok tidak mengalami culture shock terkait dengan makanan yang ditawarkan, namun disamping kemiripan jenis makanan 2 (dua) jenis makanan tadi yaitu Mango Sticky Rice dan Pad Thai memiliki ciri khas yang mempresentatifkan Kota Bangkok dengan cita rasa yang lebih asam dibandingkan makanan Indonesia .
            Pada dasarnya Mango Sticky Rice secara terminologi berarti Buah Mangga yang dibuburi dengan nasi. Mango Sticky Rice merupakan perpaduan antara Buah Mangga dan juga nasi. Bahan dasar dari Mango Sticky Rice adalah Ketan Putih, Santan kental, Gula Pasir, dan juga buah mangga. Perpaduan antara nasi yang berasal dari ketan putih memberikan nasi dengan tekstur kental dipadukan dengan buah mangga yang menjadi salah satu jenis buah tropis yang banyak di temukan di dataran Asia Tenggara . Mango Sticky Rice sangat popular di Bangkok, hal ini dibuktikan dengan sangat mudahnya ditemukan stand-stand yang menjual Mango Sticky Rice di kota Bangkok. Hampir di setiap sudut destinasi wisata di Kota Bangkok seperti di daerah Pratunam yang dimana daerah tersebut memiliki banyak stand-stand street food. Mango Sticky Rice ini sendiri merupakan jenis makanan penutup, namun karena konsep konsumsi makanan yang ada di Asia Tenggara tidak mengenal tata urutan makan seperti di negara-negara eropa yang memiliki aturan tata urutan makan. Oleh karenanya makanan penutup juga bisa menjadi makanan utama dan bahkan hanya sebagai makanan ringan,sehingga Mango Sticky Rice sangatlah diminati di Thailand karena kedudukannya yang bukan hanya menjadi makanan penutup. Penulis menyarankan jika berkunjung ke berbagai kota di Thailand terkhusus Kota Bangkok, hendaklah mencoba Mango Sticky Rice karena makanan ini membawa sensasi yang berbeda dengan makanan-makanan Asia Tenggara lainnya .
            Kota Bangkok sudah lama menjadi daya tarik wisata. Salah satu kuliner yang sangat terkenal ialah Pad Thai, secara terminologis  Pad Thai berarti Stir Fried Rice Noodle yang di translasasikan kedalam Bahasa Indonesia menjadi Mie Nasi Goreng . Jenis makanan ini merupakan salah satu makanan berat yang biasa disajikan di Thailand terkhusunya Kota Bangkok, hal ini dibuktikan dengan banyak ditemukannya stand-stand Street Food di Kota Bangkok yang menjual Pad Thai . Bahan utama dari Pad Thai adalah Mie Kering, Udang, Daging ayam, Tauge, serta kecap asin, dilihat dari jenis bahan makannya maka Pad Thai merupakan makanan berat yang dihidangkan dengan sumber protein utama Udang serta Daging Ayam yang dilengkapi dengan sayuran berupa Tauge yang ditumis dan digoreng dengan bumbu-bumbu tergantung kepada siapa yang memasak Pad Thai  . Pada dasarnya jenis masakan ini sering kita jumpai di Indonesia terkhususnya di kedai-kedai Chinese Food. Namun yang menjadi pembeda antara Pad Thai dengan masakan-masakan tersebut adalah cita rasa asamnya yang dominan dibandingkan dengan makanan-makanan di Indonesia yang terkesan manis. Selain itu paduan antara Sea food yaitu udang dengan Daging ayam memberikan rasa yang khas, karena perpaduan antara 2 (dua) sumber protein yang berbeda dalam satu jenis makanan. Pad Thai masuk kedalam “World 50 Most Delicious Food” melalui voting pembaca yang dilakukan oleh CNN pada tahun 2011. Penulis menyarankan jika berkunjung ke Kota Bangkok maka harus mencoba Pad Thai sebagai salah satu makanan berat yang dapat di konsumsi di Kota Bangkok .

            Secara garis besar, kuliner di Thailand sebenarnya tidak jauh berbeda dengan kuliner yang ada di Indonesia dikarenakan kondisi geografis yang dekat serta kemiripan budaya yang ada antar negara asia tenggara yang menyebabkan kemiripan tersebut, namun Thailand terkhususnya Kota Bangkok memberikan cita rasanya yang unik kedalam berbagai hidangan kulinernya diantaranya yaitu Mango Sticky Rice dan Pad Thai. Oleh karena cita rasa nya yang mirip dengan kuliner Indonesia namun memiliki kekhasan yang berbeda dengan kuliner Indonesia, maka 2 (dua) hidangan tersebut menjadi hidangan yang tidak dapat dilewatkan jika mengunjungi Thailand khususnya Kota Bangkok    





Tidak ada komentar:

Posting Komentar